Kehidupan yg berfilosofi pd sudut pandang estetis trkadang
mendefenisikan dunia dengan cara berbeda. Pola dlm berpikir hanyalah
imajinasi sebagai curahan isi hati. Penalarannyapun jauh dari hedonis,
politik, ilmiah yg beresensi pada kerja otak seutuhnya. dekapan perasaan
datangnya dari hati , kemudian diterjemahkan akal budi menjadi
keindahan yang berwujud seni, entah itu sastra, instrumen maupun budaya,
dll. Disini esensi kehidupan yg memperjuangkan kebahagian, kenyamanan
bersumber dari keindahan. Bukan pada hal
materialistik , kepuasan dan kejayaan yang kadang berimplikasi pd hal
kriminal seperti anarkis, pembunuhan, perampokan, maupun pemermosaan.
Hati nurani dilumpuhkan pemikiran emotif, rakus, nafsu dan egois..
Imbasnya pun kembali pda peradaban sekarang, dan tak pernah tau kapan
selesainya.
Untuknya, lihatlah dunia dengan hati bukan dgn logika semata;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar